Friday, 10 December 2010

Kata hati gak pernah salah... Benarkah?

Sering banget aku denger kata-kata ini “kata hati tidak pernah salah”. Kenapa ya, orang-orang suka ngomong kayak gitu? Kayak mereka tau aja. Emang mereka pernah dengerin kata hati, yang katanya gak pernah salah itu? Emang kayak gimana sih, suaranya si Hati itu? Hmm, paling juga mereka cuma sok tau, pengen dibilang bijak. Eh, gak tau juga deng. Mungkin mereka emang punya kemampuan lebih, pendengaran ekstra, yang membuat mereka bisa denger suara hati. Maybe.

Kayak misalnya ini...

Aku sering curhat sama temenku, Neysa. Apalagi kalo lagi “Gara-gara Anda Lalu Aku Uring-uringan”. Seringnya sih, kalo lagi ada masalah sama Adit. Aku cerita gini-gini, sampe panjang banget. Terus aku nanya pendapatnya. Jawabannya apa coba? Yepp, betul banget. “Ikuti kata hatimu, kata hati gak pernah salah.” Hmm, itu mah gak nyelesein masalah. Tapi gak apa-apa lah, jadi plong kalo udah cerita gini.

[Nama-nama yang tersebut di atas disamarkan.]

Gimana ya? Aku sih gak kenapa-kenapa sama orang yang berpendapat kalo kata hati gak pernah salah. Hmm, aku tau. Mungkin teori itu memang benar adanya. Mungkin peribahasa [atau apalah namanya] itu hanya berlaku buat orang-orang yang hatinya bisa berkata, bisa ngomong.

Hati memang berkata. Yaa, tapi gak semua hati seseorang berkata. Hatiku gak pernah berkata. Yaa, jadi gak heran kalo aku gak bisa dengerin kata hati, dan melakukan seperti apa yang hati katakan [gak pernah salah].

Dengarkan kata hatimu, karena kata hati tidak pernah salah.*

*) Hanya untuk orang-orang yang hatinya dapat berbicara.

0 comments:

Post a Comment

 

LIMPPOMPOM Template by Ipietoon Cute Blog Design and Waterpark Gambang