Saturday, 16 June 2012

Tipe Komentar Nyebelin di Facebook

Di tengah kesibukan (cielah). Di tengah stress melanda, karena minggu depan adalah minggu pembantaian massal oleh tugas, UK, dan responsi (curang nih, keroyokan). Iya, sempet-sempetnya curhat di blog. Hhh, ya beginilah nasib jadi bujangan. Eh maksudnya, jadi mahasiswa Pendidikan Biologi. Mau gimana lagi, memang inilah tradisi di akhir semester. Seperti layaknya seekor singa yang wajib menunjukkan keahliannya kepada singa-singa lain, sebagai tanda bahwa dia sudah dewasa dan pantas menjadi singa penguasa di Afrika. Lha kok jadi cerita Madagascar Escape 2 Africa sih? Oh, efek tadi siang.

Hari ini hari Sabtu, besok Minggu, besoknya lagi udah ganti minggu baru, which is minggu pembantaian. Sebenernya sih gak terlalu berat. Yang bikin berat itu adalah tugasnya. Malah? Iya, ya emang kayak gini nih kalo belum ngerjain, rasanya berat banget. Tapi mau ngerjain juga belum bisa, soalnya belum dapet materinya, juga gak ada temennya. Dan ya, soalnya itu lumayan susah. Hmm, kalo aja soalnya segampang menjabarkan tipe-tipe komentar nyebelin di facebook. (Jiahaha, intronya gak nyambung blas.)

Oke, jadi ada beberapa tipe komentar nyebelin di facebook? Kira-kira kayak gini...

Thursday, 14 June 2012

Sudut Pandang (Point of View)

Siapa aja yang pernah sekolah dan belajar Bahasa Indonesia, pasti tau yang namanya sudut pandang atau point of view. Yah, minimal pernah denger lah. Kalo gak salah sih, sudut pandang ada 3, yaitu:
  1. Sudut pandang orang pertama pelaku utama,
  2. Sudut pandang orang pertama pelaku sampingan, sama
  3. Sudut pandang orang ketiga.
Dulu waktu SMA, kalo gak lupa sih tiga itu aja. Itu pun kalo dulu aku gak ketiduran di kelas. Tapi namanya juga Bahasa Indonesia, pasti mengalami apa yang namanya progress. Mungkin aja sekarang ada sudut pandang baru. Tapi kita akan fokus ke tiga sudut pandang itu. Ini bukan bimbingan belajar, OK?

Thursday, 7 June 2012

Tips Main Hati

Terinspirasi dari status facebook kemarin, yang membuat saya mendapatkan pasien-pasien baru, maka saya akan menganalisis segala sesuatu yang berkaitan dengan MAIN HATI. Saya memang bukan pakar cinta, psikolog, ataupun konselor. Tapi di sini, saya akan berakting layaknya seorang konselor, atau psikolog, atau pakar cinta, atau apalah itu.

Malam hari, merupakan waktu yang biasanya banyak terjadi kekambuhan suatu penyakit, salah satunya adalah penyakit galau. Karena pada jam-jam malam merupakan zona waktu Indonesia bagian galau (WIG). Oleh karena itu, orang yang tidak punya kesibukan pada malam hari rentan terjangkit virus galau. Galau bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti misalnya, cinta (ini yang paling sering menjangkit), bisa juga karena money, money, money, yes it's about the money, money, money. Bisa juga karena terlalu banyak tugas, dan tak kunjung selesai. Yap, ini ironi. Yang nganggur bisa galau, yang terlalu sibuk juga. (Lu pikir galau cuma karena cinte?)

OK, cukup intronya. Kita mau bahas tentang main hati, bukan galau, okeh! Kita mulai dengan satu peribahasa. Bermain air, basah. Bermain api, hangus. Nah, kalo bermain hati? Yap, benar, ada 2 kemungkinan, kalo gak sehat, ya sakit. Tergantung tingkat kecerdikan dalam memainkannya. Ini dia tipsnya.

Main hati itu kayak main puzzle.

 

LIMPPOMPOM Template by Ipietoon Cute Blog Design and Waterpark Gambang