Sunday, 22 December 2013

Pelajaran dari Pokopang

Siapa bilang main game itu buang-buang waktu? Siapa bilang main game itu gak ada gunanya? Siapa bilang orang yang main game itu gak pernah serius? Siapa bilang game Pokopang itu game kacangan? Siapa bilang game Pokopang itu game yang gak pake mikir? Siapa bilang game Pokopang itu gak asik? Tak kenal maka tak sayang. Sebelum ngejudge yang macem-macem, mending baca ini dulu deh!

Siapa sih yang gak tau game Pokopang? Sepertinya semua orang tau deh, terlebih orang-orang yang tiap harinya "nduleg-nduleg" smartphone. Pasti sering kan diinvite sama temen buat main Pokopang? Ya keles, gak tau Pokopang. Itu smartphone cuma buat ganjel pintu ya? Wkwkwk... Kalo beneran gak tau, dan pengen banget tau, nih!

Pokopang!

Monday, 16 December 2013

Saya Kecewa, Sahabat

Bagaimana perasaan anda ketika milik anda dilemparkan begitu saja? Terlepas dari latar belakang apapun, jawabannya pasti negatif. Bisa, marah atau sedih. Bagaimana perasaan anda ketika yang anda anggap best friend ternyata punya penilaian buruk di belakang anda? Terlepas dari apapun alasannya, entah itu emosi atau apa, kalau saya sih, kecewa. Cukup mencengangkan! Bagaimana bisa, dia berkata seperti itu di belakang saya? Sementara dia tak pernah mengatakan yang sebenarnya, bahwa saya seperti itu. Dan saya berani bertaruh, dia berani berkata seperti itu karena dia tidak tahu bahwa saya akan tahu.

Antisosial, tidak bahagia. Wow! Itu sangat miris! Sebenarnya, saya sudah menduga akan ada hal semacam itu. Namun yang sangat jauh dari pikiran saya adalah isinya, yaitu antisosial dan tidak bahagia. Tentunya dia tahu banyak tentang apa isi hati saya, karena saya menganggap dia sebagai sahabat terbaik saya. Ternyata dia menangkap itu semua sebagai ketidakbahagiaan dari hidup saya. Apa yang saya tulis dan semua orang tak mengerti, hanya dia yang bertanya dan saya beri tahu. Namun lagi-lagi, hal ini disalahartikan olehnya, bahwasanya saya orang yang antisosial karena saya merasa banyak orang yang membenci saya. Memang tak ada yang secara gamblang bicara di depan muka saya bahwa mereka membenci saya. Tapi karena saya tahu diri, maka saya mengakuinya meskipun itu belum terbukti.

Saturday, 14 December 2013

Puisi: The Broken Glass






























Puisi oleh: Dhian Utami
Gambar oleh: Andrea Innocent

Wednesday, 11 December 2013

Mitos Sapi Bule

Kali ini aku mau cerita mitos. Ya, agak serem memang. Buat yang gak punya nyali, mendingan pencet tombol close aja daripada nanti pipis di celana.

Jadi, cerita ini aku alami ketika aku masih SD. Yaa, sekitar kelas 2-3 lah. Jaman aku SD dulu, belum ada yang namanya angkot. Maklum, rumahku memang di desa yang terkenal pelosok... dan angker. FYI aja, sejak SD aku udah keluar kota sendirian. Kok bisa? Secara, rumahku Karanganyar, sekolahku di Surakarta. Gimana? Hebat, bukan? Oke kita lanjutkan ceritanya. Karena belum ada angkot masuk desa, makanya tiap berangkat sekolah, aku dianterin. Pulangnya, jalan kaki bareng pacar temenku masa itu, sebut saja namanya Komeng. Gimana gak hebat coba? Surakarta ke Karanganyar jalan kaki mamen! (Sebenernya sih cuma Pelangi - Plesungan. :p)

Anggep aja ini aku sama Komeng.
Fokus! Kita hampir tiba di bagian seremnya.

"Meh lewat ngendi ki?" tanya Komeng yang sepertinya udah bosen lewat jalan yang udah mainstream.
"Eh, nyobo lewat kene yok! Kayane luweh cedak, iyup sisan." aku memberi ide dengan girangnya. Seperti menemukan hutan di padang pasir, langsung aja kita memasuki hutan (beneran kayak hutan, soalnya rimbun banget) yang ternyata...

Monday, 9 December 2013

Kangen.

Epilog
"Hei..." Ruth menyapa menggunakan Line disertai dengan stiker Conny menatap foto Brown sambil menangis.
"Hallo..." balas Benny 2 jam kemudian, tanpa menggunakan stiker maupun emoticon.
Dan chatting pun tak berlanjut.

"Heh kampret, kemana aja sih kamu? Dari kemarin gak nongol-nongol!" Ganang memulai chat.
"Woy! Gak sopan bener, dateng-dateng marah-marah." balas Devi disertai stiker Conny dengan tangan mengepal dan mata yang berapi-api.
"Hahaha, biarin. Kamu nyebelin sih! Kangen tauuuuk." Ganang membalas dengan stiker Brown yang sedang menari hula-hula. Entah apa maksudnya, dia memang anak yang aneh dan susah ditebak.
"Ecieeeeh. Masa sih? Kok sama. Ehhhh."
Dan chatting pun berlanjut hingga 2 hari 2 malam.
Salah satu contoh chat bertema kangen. :p

 

LIMPPOMPOM Template by Ipietoon Cute Blog Design and Waterpark Gambang