Sunday, 1 March 2015

Sang Pemimpi

Aku merasa beruntung menjadi seseorang yang sering bermimpi ketika tidur. Seringkali, mimpi yang aku alami adalah mimpi indah, bertemu dengan seseorang yang telah lama tidak bertemu. Namun tak jarang, aku juga bermimpi buruk, seperti dikejar-kejar sesuatu atau seseorang. Aku sangat senang ketika aku terbangun, aku masih mengingat mimpi yang aku lihat. Ya, karena mimpi hanya tersimpan dalam short term memory, jadi aku langsung menuliskannya dalam catatan, kemudian nanti aku tulis di blog ini. Dengan begitu, aku tidak akan pernah lupa akan mimpiku yang begitu adventurous, selamanya.

Mimpi. Aku merasakan sesuatu yang berbeda dari mimpiku. Seperti sangat nyata ketika aku melihatnya. Sering sekali, mimpi-mimpiku juga mempengaruhi mood swing-ku hari itu. Misalnya setelah aku bermimpi tentang hantu, pembunuh, atau makhluk-makhluk menyeramkan lainnya, aku akan terbangun dan selama hari itu, aku berada dalam rasa ketakutan. Seperti yang pernah aku ceritakan di postingan ini (How Eerie), aku masih merasakan aura yang menyeramkan seharian.

Ada pula, kadang aku juga bermimpi tentang hari esok yang akan aku jalani. Tapi yang terjadi justru berbeda, berkebalikan dengan yang aku lihat di mimpiku. Dulu pernah, sebelum aku ujian masuk sebuah universitas, aku bermimpi datang terlambat, sehingga aku tidak diperbolehkan mengikuti ujian itu. Tapi ternyata, pada kenyataannya aku bisa datang sebelum waktunya dan aku bisa mengikuti ujian itu. Pernah juga, aku mau ujian kompetensi (UK) Biosel. Malam sebelumnya aku juga mimpi datang terlambat dan tidak diperbolehkan mengikuti UK oleh dosen yang waktu itu sangat-sangat aku takuti. Tapi nyatanya, akupun bisa datang sebelum waktunya. Mungkin mimpi itu sebagai peringatan untukku, agar aku bisa mengantisipasi kejadian yang tidak aku inginkan, seperti yang ada di mimpiku. Atau mungkin, aku hanya terlalu parno saja. Hehehe...

Lain lagi jika setelah aku mimpi indah (kadang deja vu yang termodifikasi), misalnya bertemu dengan teman lama, meet up, dan daily activities lainnya, aku jadi semangat dan mood ku jadi bagus sepanjang hari. Seperti tadi malam, aku bertemu dengan seseorang yang sudah lebih dari enam tahun aku tidak bertemu. Temanku, rivalku. Aku senang sekali bisa bertemu dengannya, meskipun hanya dalam mimpi yang sebentar, tapi rasanya seperti nyata. Aku bisa melihat dia dengan sangat jelas, ngobrol-ngobrol. Sampai sekarang aku mengetik ini pun, aku masih ingat pertemuan kami dalam mimpiku. Bahkan, aku juga ingat apa yang kami bicarakan.

Aku bukan ahli tafsir mimpi. Aku tidak tau arti dari mimpi-mimpiku. Jadi, biarlah semua mimpi-mimpi yang aku alami sekedar menjadi bunga tidur bagiku. Tempat pertemuan, bunga yang indah, dan bunga bangkai untuk mimpi-mimpi buruk.

0 comments:

Post a Comment

 

LIMPPOMPOM Template by Ipietoon Cute Blog Design and Waterpark Gambang