Monday, 9 November 2015

Succeed? NO! It's Suck-Seed

Ceritanya kemarin malem, pas aku lagi scroll-scroll timeline instagram, aku nemu postingan foto yang captionnya tertulis kalo lagi ada promo grand opening Pizza Celana yang di salah satu mall di Solo yang ada apartemennya itu. Promonya seperti biasa, buy 1 get 1 free hanya dengan nge-follow akun instagramnya si "Pizza Celana" itu. Sebagai manusia bermental gratisan-diskonan, langsung berbunga-bunga lah hatiku. "Wah pas banget nih timing-nya. Biasanya kalo tiap ada promo, pasti telat terus tau infonya." Pikirku. Kemudian aku tidur.

Pagi tadi (tapi gak pagi buta juga kali), aku ngechat Sinju, ngasih tau tentang promo semalem. Secara, 50% anak Ganglion itu emang berasal dari kalangan menengah gratisan, dan sisanya berasal dari kalangan menengah diskonan. Salah satunya ya, Sinju. Kenapa Sinju? Karena selain kita rumahnya mayan deket, dia juga mayan gampangan anaknya. Yaa, aku emang temen paling pengertian sedunia.

Aku: "Nju, neng pizza celana lagi promo buy 1 get 1 free lho.."
Sinju: "Sek, sek, tak niliki jadwalku."

Setelah perdebatan alot soal hujan-gak hujan, ngaret-gak ngaret, dan juga perang PING!!!, akhirnya deal di jam 8 malem.

Sekitar jam 6-an, aku yang biasanya langsung ke dapur, makan, gak melakukan rutinitas itu. Sengaja, karena nanti mau makan pizza. Nyemmmm, aku udah rencanain mau pesen Tuna Maya. *ngelap iler* Jadi karena aku gak makan malem, aku duduk-duduk manis nonton tivi nungguin sinetron Anak Jalanan yang unyu-unyu itu. Reva Si Budi sama Boy Si Bolot yang selalu ejek-ejekan. Jadi inget jaman dulu. *blushing*

Jam 7.00 pm, aku siap-siap. Bedakan, bergincu, saking semangatnya, sampe-sampe mata kecolok sikat maskara. Perih choy! Tapi bentaran udah gapapa sih. Berangkaaaaat...

Nah, pas nyampe Kotta Barat, aku rada bingung nyari GO di mana ya? Katanya sebelahan sama Neutron. Hih, gara-gara banyak yang jualan sih, jadi gak keliatan. Lalu aku telpon Sinju. Oh di situ rupanya. Baiklah, aku langsung masuk ke GO. Pas duduk manis sambil nostalgia jaman jadi anak bimbel, eh ada mas Bejo (ehemmmm). Uhuk. Sinju lama banget try out nya. Beberapa kali dia keluar dan bilang "sek ya, Dhee". Jam 8.15 akhirnya dia selesai dan langsung cus ke mall-yang-ada-apartemennya.

Dua cewek cebol main ke mall segede itu, berasa kayak anak ilang nyariin emaknya. Beberapa kali nyariin si Pizza Celana, gak nemu-nemu. Naik turun eskalator, muter-muter nyari lift biar tinggal pencet lantai berapa gitu, taunya liftnya ngumpet. Eh taunya, lantai 1 tempatnya paling atas, beda sama mall-mall yang biasa aku satronin. Sesampainya di Pizza Celana, wah, penuh banget gak ada tempat. Tapi untung antrinya dikit, kali aja bisa take away karena tempat duduknya gak muat. Sialnya, tepat giliran aku sama Sinju order, si mbak-mbaknya bilang, "Maaf, semua pizza sudah habis." Rasanya tuh kayak lagi enak-enak ngunyah makanan, tiba-tiba ada kerikilnya. Ya gitu deh.

Yaudah lah, mau gimana lagi. Udah jauh-jauh ke sana, dibela-belain gak makan juga. Lemes.

Sinju: "Aaah opo, muleh wae yuk."
Aku: "Yuk, neng HIK Pak No wae lah."
Sinju: "Hahahaha... Opo, ujung-ujunge neng cedak omah. Pie no? Maem opo no?"
Aku: "Aaah, aku dadi ra mood."
Sinju: "Maem liane yuk, nggo mengobati kekecewaan."
Aku: "Maem opo no? Kw pengen opo? Sego opo non-sego?"
Sinju: "Non-sego."
Aku: "Emi opo non-emi?"
Sinju: "Emi yo rapopo yuk."
Aku: "Yowes yuk, neng foodcourt wae."

Sebelumnya, kepikiran mau ke Solaria, tapi kita urungkan. Takutnya, nanti di sana gak pesen-pesen makanan gara-gara kelamaan baca menu sebelah kanan. Akhirnya, karena udah hampir jam 9, kita ke foodcourt. Aku pengen sushi, tapi Sinju gak doyan sushi. Padahal udah aku persuade, tapi tetep gak mau. Yaudah, akhirnya ke tempat makan Emi dan Es. Aku pesen nasi goreng, Sinju pesen nasi cap cay.

Aku: "Heh, iki neng sebelah e Pak No yo ono warung koyo ngene." *sigh*
Sinju: *sigh*

Akhirnya makan juga. Porsinya porsi kuli pula. Jadi kekenyangan sekaligus kembung, karena minumnya es teh jumbo.

Akhir cerita, jam 9.30 kita selesai makan. Karena masih ada sisa setengah jam sampai mall tutup, kita berdua jalan-jalan nyatronin toko-toko yang masih buka dengan perut kekenyangan dan mata yang tinggal 5 watt. Jadi kayak orang mabok. Jam 10 tepat kita pulang.

Suck.

1 comments:

 

LIMPPOMPOM Template by Ipietoon Cute Blog Design and Waterpark Gambang